Diskon Tiket 50 Persen Maskapai LCC, Dongkrak Penumpang Pesawat?

Dok : Istimewa (Ogahdiem.com)

Ogahdiem.com | Pemerintah akhirnya memberlakukan penurunaan harga tiket pesawat murah untuk maskapai berbiaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC) mulai hari ini, Kamis (11/7) pukul 00.00 WIB.

Maskapai LCC diwajibkan menerapkan diskon tarif 50 persen lebih murah dari tarif batas atas (TBA) dengan 30 persen dari total keseluruhan kursi yang tersedia dalam satu pesawat. Penurunan tiket pesawat ini hanya berlaku pada Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 10.00-14.00 waktu setempat.

Adapun maskapai penerbangan murah yang diminta pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawatnya adalah Citilink dan Lion Air. Sementara AirAsia Indonesia tidak diminta pemerintah untuk menurunkan tiketnya. Hal itu karena tarif AirAsia sudah berada di bawah 50 persen TBA.

Akankah penurunan harga tiket pesawat pada waktu tertentu ini diyakini bisa mendongkrak jumlah penumpang?

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Nunung Rusmiati mengatakan ada dua kemungkinan, penurunan harga tiket pesawat tidak bisa signifikan mendongkrak penumpang pesawat. Pasalnya penurunan hanya berlaku di waktu tertentu. Sebaliknya bisa juga mendongkrak penumpang, namun untuk persentasenya belum bisa dipastikan karena kebijakan ini baru berlaku.

“”Kalau mau signifikan tidak, tapi pertama-tama kami apresiasi pemerintah,” kata Nunung Rusmiati seperti di,ansir dari detikFinance, Kamis (11/7/2019).

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang pesawat domestik di Mei 2019 mencapai 5,25 uta orang. Angka itu 27,74% jika dibandingkan bulan yang sama di 2018 sebesar 7,27 juta orang.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah penumpang pesawat di Mei 2019 juga turun 7,1%. Pada April 2019 jumlah penumpang pesawat domestik mencapai 5,66 juta orang.

Penurunan jumlah penumpang pesawat disinyalir dari harga tiket pesawat yang mahal. Masyarakat cenderung memilih moda transportasi lain seperti melalui jalur darat.

Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Susiwijono mengatakan, dengan tingginya tarif tiket pesawat bukan berdampak pada maskapai saja, melainkan seluruh pihak termasuk operator bandara.

“Kalau makin tinggi tiket penerbangan, Angkasa Pura I dan II secara pendapatan juga turun, oleh karena itu ini adalah kepentingan sama-sama menjaga agar industri penerbangan terjaga,” kata Susi di Kantornya, Jakarta, Rabu (10/7).

Maskapai penerbangan Citilink akan menyediakan sebanyak 62 penerbangan per harinya setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu mulai dari pukul 10.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB dengan menyiapkan sebanyak 3.348 kursi. (Cahyo Dharmodjo/Ogahdiem.com)

Adapun daftar penerbangan jadwal tertentu maskapai Citilink yang mendapatkan penurunan harga tiket angkutan udara yakni :

Sedangkan Lion Air Group sendiri akan menyediakan sebanyak 146 penerbangan per hari di waktu dan jam-jam tertentu telah menyiapkan sebanyak 8.278 kursi dengan rute penerbangan sebagai berikut :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*