Hasil Studi: Jalan Kaki Lebih Bermanfaat Dibanding Lari

Manfaat Jalan Kaki Dibanding Lari

Ogahdiem.com | Ternyata jalan kaki adalah olahraga paling sehat, bermanfaat, dan menyenangkan dibanding jalan cepat dan lari. Sebuah hasil studi yang dilakukan oleh Asosiasi Jantung Amerika Serikat mengungkapkan, meski jalan cepat dan lari bisa menurunkan sejumlah faktor penyebab penyakit jantung dan stroke. Tetapi beberapa ilmuwan mengatakan, jalan kaki lebih bermanfaat dibanding lari.

Adapun manfaat jalan kaki dibanding lari, diantaranya:

-Jalan kaki lebih mudah dilakukan hampir di semua tempat, tidak membutuhkan persiapan apa pun, dan bisa dilakukan di sela kegiatan. Jalan kaki juga mengeluarkan keringat lebih sedikit ketimbang lari.

“Jalan kaki 30 menit di waktu istirahat makan siang, bisa membuat kita sehat tanpa membuat kita berkeringat dan harus segera mandi setelahnya,” Demikian dikatakan Exercise Science Expert dan pemilik Fleet Feet of West Hartford, Stephany Blozy.

-Terlalu lama lari sangat berisiko bagi mereka yang memiliki sejarah penyakit kardiovaskular karena lari justru bisa meningkatkan denyut jantung.

“Lari jarak jauh bisa melepaskan protein tertentu yang bisa menimbulkan efek merusak pada jantung,” Demikian diungkapkan Clinical Director of Professional Physical Therapy di New York, Natalie Lovitz.

Bagi penderita kardiovaskular, moderasi adalah kuncinya. Artinya, mengubah aktivitas lari menjadi jalan kaki bisa membuat mereka tetap sehat. Jalan kaki lebih bermanfaat dibanding lari

-Jalan kaki lebih aman karena ringan bagi sendi-sendi tubuh ketimbang berlari. Jadi, jika sakit atau kaku, cobalah aktivitas low-impact, seperti jalan kaki.

“Lari bisa membebani sendi karena membuat tekanan besar pada lutut, panggul dan tumit,” kata Blozy.

Lovitz menambahkan, jalan kaki cenderung lebih sedikit memberi tekanan pada sistem musculoskeletal tubuh. Ini satu alasan lagi jalan kaki lebih bermanfaat dibanding lari.

Selain itu, jalan kaki masih membuat otak melepaskan hormon endorfin yang disebut sebagai manfaat terbesar dari olahraga. Endorfin adalah senyawa kimia yang bisa menimbulkan rasa senang bagi semua orang yang melakukannya.

-Jalan kaki memberi kita kesempatan untuk bereksplorasi dan menghabiskan waktu di alam. Berbeda jika kita melakukan olahraga lari di atas treadmill. Ketika kita berjalan kaki di suatu tempat yang cantik, seringkali kita juga bisa berhenti dan menikmati pemandangan yang ada.

Berdasarkan hasil penelitian tahun 2015 yang dikutip dalam artikel di The New York Times, disebutkan, jalan kaki di alam memberi manfaat positif bagi kesehatan mental.

Misalnya, membuat seseorang lebih merasa senang, lebih perhatian dan mengurangi stres. Jika bosan dengan rute yang bisa dilewati, cobalah hiking track yang ada di sekitar tempat tinggal.

-Olahraga dengan moderasi tertentu, seperti jalan kaki selama 20-30 menit, bisa menguatkan sistem imun seseorang. Sedangkan olahraga intensitas tinggi seperti lari justru bisa menimbulkan efek sebaliknya dan kurang baik bagi sistem imun.

“Semakin intens lari, semakin tinggi level kortisol. Kita tahu bahwa lari bisa merusak sistem imun hingga tiga hari setelah kompetisi atau olahraga berat,” kata Infectious Disease Specialist, Amesh A. Adalja.

Namun, bukan berarti lari buruk bagi sistem imun. Tetapi daripada lari lebih baik beri keseimbangan antara olahraga berat dan olahraga low-impact seperti jalan kaki.

-Berbeda dengan jalan kaki, olahraga ini justru tepat untuk berinteraksi dengan kerabat dan keluarga sambil tetap aktif. Jalan kaki lebih bermanfaat dibanding lari.

Olahraga bersama teman bisa berdampak baik bagi kesehatan. NBC News pada 2017 menulis, olahraga dengan grup terbukti meningkatkan pelepasan endorfin dan menjadi motivasi baik untuk rutin berolahraga.

-Jalan kaki adalah aktivitas yang hampir semua orang bisa lakukan. Jadi, jalan kaki adalah olahraga yang tepat bagi pemula untuk mulai rutin bergerak.

Karena ringan dan mudah dijalankan, jalan kaki cenderung lebih mudah dipertahankan, dan menjadi cara yang tepat bagi banyak orang untuk tetap aktif.

Hal ini berbeda dengan olahraga lari yang membutuhkan motivasi lebih untuk konsisten rutin melakukannya. Jadi jelas, jalan kaki lebih bermanfaat dibanding lari. (Penulis: Cahyo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*