Mandiri Jakarta Coffee Week, 30 Agustus – 1 September 2019

Foto : Istimewa

Ogahdiem.com | Anda termasuk pelapak kopi dan penikmat kopi Nusantara? Sudah saatnya Anda mencatat dan mengosongkan jadwal rutinitas Anda untuk berperan serta hadir di event tahunan Bank Mandiri berlabel Mandiri Jakarta Coffee Week (Jacoweek) yang digelar pada 30 Agustus – 1 September 2019 mendatang di Swissôtel Ballroom Lantai 7, Pantai Indah Kapuk, Avenue Mall.

Mandiri Jacoweek 2019 akan diikuti oleh 100 lebih pelapak kopi dengan target pengunjung 25.000 penggemar kopi. Sebagai official partner, Bank Mandiri memberikan program diskon 50 persen untuk pembelanjaan dengan fiestapoin serta gratis tiket masuk ke arena Mandiri Jacoweek.

Bertema “Be Kind”, perhelatan Mandiri Jacoweek di tahun keempat ini juga mengajak para pelaku industri kopi (pelapak) maupun penikmat kopi, untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran akan ramah lingkungan hidup tempat tinggal dan tumbuh kopi di bumi Nusantara.

Senior Vice President Retail Deposits Product & Solution Bank Mandiri, Muhamad Gumilang menuturkan dalam perhelatan Jacoweek 2019 kali ini pihaknya kembali menggandeng ABCD School of Coffee yang merupakan fasilitas studi kopi seluas 1.200 meter persegi dengan sarana dan teknologi tercanggih di Indonesia serta HYPE.ID yakni sebuah perusahaan yang bergerak di industri kreatif yang menciptakan pengalaman hiburan yang tiada duanya.

Pentingnya acara ini, lanjut Gumilang, mempertemukan secara langsung berbagai golongan dalam industri kopi spesialti, mulai dari pecinta kopi, penikmat gaya hidup ngopi, penganut bisnis (pemilik kafe, roasters, dan lainnya) hingga petani kopi. Selain itu, acara ini juga membuka jalur komunikasi yang bisa membuat konsumen dan produsen saling kenal lebih dekat.

“Bank Mandiri berharap dapat menguatkan industri kopi spesialti Indonesia supaya tidak menjadi tren sesaat melainkan budaya dan gaya hidup, hingga tercipta keberlangsungan yang terus bertumbuh,” kata Gumilang dalam siaran persnya yang diterima Ogahdiem.com, Rabu (21/8/2019).

Sementara itu, General Manager dari ABCD School of Coffee, Willyanto menuturkan tema yang diangkat pada gelaran kali ini bagian dari upaya pihaknya agar semua pihak menekan sampah yang diciptakan dari sisa konsumsi kopi harian.

“Kita semua harus ambil bagian untuk mengurangi sampah. Seruan sederhananya kita jangan lagi menggunakan sedotan plastik tapi menggantinya dengan sedotan stainless steel / bambu / kertas, membawa kantong belanja sendiri, serta membawa tumbler sendiri untuk menikmati kopi-kopi yang disajikan di Jacoweek 2019,” kata Willy.

Willyanto menambahkan, setelah sukses menghadirkan 21.000 pengunjung pada 2018 lalu, di Jacoweek 2019 ini pihaknya menargetkan lebih dari 25.000 pengunjung.

“Kami optimis karena didukung oleh 100 lebih lapak kopi dan makanan serta pasar kopi SCOPI yang akan menjajakan biji kopi pilihan dari para petani kopi Nusantara. Jacoweek 2019 diharapkan dapat memberi denyut segar bagi industri kopi dan meningkatkan kesadaran bahwa
pentingnya menjaga lingkungan untuk melestarikan masa depan kopi Nusantara dan dunia,” tambahnya.

“Saat ini kopi merupakan bagian dari keseharian, acara ini kembali kami gelar untuk kali keempat untuk menjadi wadah semua penikmat kopi merayakan gaya hidup minum kopi. Kami senang karena jumlah pengunjung yang hadir sangat tinggi dan berharap bisa terus bertumbuh,” sambung Willy.

Jacoweek 2019 akan diramaikan dengan beragam kompetisi meriah, seperti Indonesia Aeropress Championship 2019 dan Fire and Gas Roasting Competition 2019 untuk para barista dan roaster serta Jacoweek Cup of Awesomeness 2019 dan Jacoweek People of Choice 2019 untuk para
petani kopi Indonesia dan tidak ketinggalan untuk para tenant akan ada lomba Jacoweek most ‘Be Kind’ booth dan Jacoweek Most Plastic Usage.

Sekedar informasi, perhelatan Jakarta Coffee Week setiap tahunnya selalu berhasil menarik perhatian khalayak serta membukukan transaksi cukup signifikan. Semisal, gelaran di tahun 2017, sedikitnya 106 tenants ambil bagian dan berhasil menghadirkan 13.200 pengunjung dan mencatatkan transaksi sebesar Rp2,9 miliar. Tahun 2018, diikuti 138 tenant dan berhasil menghadirkan 21.536 pengunjung dengan total transaksi belanja Rp3,3 miliar. (Penulis: Cahyo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*