Terapi Pijat Lancarkan Peredaran Darah Ini Bikin Sehat dan Rileks

Foto : Ogahdiem.com

Ogahdiem.com | Pijat dan peredaran darah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Salah satu dari manfaat pijat memang melancarkan peredaran atau sirkulasi darah hingga membuat tubuh menjadi lebih rileks, bahkan kesehatan dapat terjaga dengan baik.

Sebagai lalu lintas utama dalam tubuh, peredaran darah menjadi salah satu sistem penting yang turut menyokong sehat tidaknya tubuh. Saat peredaran darah tidak lancar karena sesuatu, tersumbat lemak misalnya, organ tubuh juga akan mengalami gangguan karena tidak memiliki cukup energi (oksigen) yang dibawa lewat aliran darah.

Akibatnya tak bisa diremehkan. Kematian mendadak, terkena stroke secara tiba-tiba, serangan jantung, ginjal bermasalah, tidak bisa berjalan, sulit bergerak, kelumpuhan tiba-tiba, dan penyakit- penyakit yang tidak kalah mengerikan lainnya. Semua itu bisa terjadi hanya karena peredaran darah yang kurang lancar.

“Karenanya terapi pijat sangat baik dianjurkan mulai dari anak-anak, orang dewasa maupun lansia sekalipun,” kata M. Nuryadin, terapis pijat memperlancar peredaran darah saat ditemui Ogahdiem.com di Komplek Kodam V, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (21/10/2018).

Bapak dari dua anak ini mengungkapkan, meski hal terpenting dari pijat peredaran darah adalah menemukan titik- titik pusat dari peredaran darah bagian tubuh yang sakit. Namun demikian, tak semata- mata hanya memijat bagian tubuh yang sakit saja tanpa mengerti maksudnya.

“Telapak kaki dan jari-jari tangan adalah dua bagian tubuh yang bisa dibilang menjadi pusat dari peredaran darah. Di dua bagian tubuh tersebut seolah ada link dengan bagian tubuh yang sedang sakit. Misalnya sakit kepala hebat, selain tak perlu menekan kepala kuat-kuat, memijat bagian telapak kaki dan telapak tangan saja, kepala kita yang sakit bisa sembuh,” ungkap karyawan Telkom ini seraya menambahkan sudah hafal betul titik-titik pijat terkait keluhan kesehatan yang dirasakan pasien.

Nuryadin mengaku menggeluti terapi pijat semata-mata untuk membantu sesama. Itu sudah dilakukan sejak 2015 silam usai dirinya melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci. Terapi pijat yang dilakoni Nuryadin tanpa media apapun, cukup menggunakan tangannya sambil mengoleskan baby oil atau minyak zaitun ke badan pasien.

“Awalnya mengobati penyakit yang dirasakan orang-orang terdekat saya, seperti keluarga maupun teman-teman di kantor. Alhamdulillah sembuh. Namun, lambat laun pasien tambah banyak.”

“Saya tidak buka tempat maupun jadwal praktik terapi pijat karena terbentur kesibukan pekerjaan. Tapi bila ada pasien butuh pertolongan, Insya Allah saya bisa membantu. Biasanya, mengobati pasien atas rekomendasi teman yang sudah kenal dekat dengan saya. Seperti sekarang ini di rumah sahabat saya, Zulheri di Jalan Cempaka Komplek Kodam V, Kebon Jeruk, Jakarta Barat,” tutur pria berusia 51 tahun asal Betawi ini.

Untuk jumlah pasien dan durasi pijat memperlancar peredaran darah, Nuryadin mengatakan mampu memijat hampir 6 hingga 7 pasien dengan rata-rata butuh waktu sekitar 15 menit sampai setengah jam untuk satu pasien. Untuk jenis keluhan penyakit yang cukup berpengaruh, dianjurkan rutin pijat dua sampai beberapa kali. Dia

Bukan isapan jempol, terapi pijat memperlancar peredaran darah ala Bang Nur, begitu panggilan akrab Nuryadin, memang bisa diandalkan untuk dijadikan salah satu referensi mengusir penyakit di tubuh. Sensasi itu dirasakan betul saat kru Ogahdiem.com melakukan pemijatan atas keluhan penyakit berupa rasa nyeri di bagian pinggang dan punggung yang kini mulai berangsur membaik dan agak rileks.

“Karena penyakitnya sudah menahun dan cukup berpengaruh, minggu depan harus pijat lagi, Mas,” pesan Nuryadin menutup pembicaraannya dengan Ogahdiem.com. (Cahyo/Ogahdiem)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*