Twike-5 Human Power Hybrid, Mobil Listrik Dengan Tenaga Gowes

IIMS 2019 telah bergulir, isu kendaraan yang ditenagai energi listrik masih menjadi pembicaraan hanya di kalangan otomotif Indonesia. Sebut saja motor listrik Gesit buatan anak bangsa mampunya menggeliat di pameran otomotif bergengsi IIMS. Berbagai konsep kendaraan listrik, baik mobil maupun motor terus ditawarkan pabrikan otomotif.

Twike 5 masuk dalam kategori kendaraan listrik yang ditenagai baterai dengan konsep eBike, human power hybrid. Sebenarnya sebuah sepeda yang berarti menggunakan engkol dari penggunanya. Namun dengan bentuk seperti mobil yang tertutup bukanlah sebuah sepeda lagi. Bahkan kendaraan roda tiga ini mampu berlari hingga 190 km per jam.

Twike-4

Dengan sedikit latihan, pengguna dapat menyelinap dalam berbagai kerumitan lalu lintas. Awalnya, Twike dibangun untuk mengikuti tantangan gelaran otomotif X-Prize. Twike 5 merupakan pengembangan dari versi Twike 4 sebuah kendaraan listrik yang dapat membuat penggunanya menjadi lebih bugar dengan menggowes pada pedal saat berkendara layaknya sebuah sepeda. Kabin untuk 2 orang yang dilengkapi pedal yang terhubung dengan pembangkit listrik untuk mengisi baterai yang berada diatas jok.

Perangkat kemudi tidak seperti stir mobil pada umumnya, tetapi tuas yang disematkan di kiri dan kanan pengemudi. Penggunaan stir biasa tentunya dapat mengganggu pergerakan lutut. Baik, pengemudi maupun penumpang dapat menggoes bergantian ataupun bersamaan. Dengan tersedianya baterai sebagai sumber energi motor listrik, kecepatan putar pedas tidak memengaruhi kecepatan mobil Twike 5.

Twike 5 memiliki desain cukup aerodimans juga dilengkapi bagasi di belakang sehingga cukup praktis untuk perjalanan harian menuju kantor dan juga berkendara jarak jauh. Bagaimana dengan jarak tempuhnya? Dilansir dari situsnya, Twike 5 mampu menempuh jarak hingga 500 km bahkan lebih berkat pengguna yang menggowes pedal sebagai sumber tenaga cadangan, Di Uni Eropa, mobil human power hybrid ini ditawarkan kisaran 50,000 Euro atau 792 juta (jika 1 Euro = Rp 15,824). Mobil listrik ini masih purwarupa dan baru dipajang di Jenewa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*