Viral, Penerapan Ganjil Genap Motor di Jakarta Ternyata Hoaks

Berita hoaks sistem ganjil-genap yang beredar di WhatsApp Jumat (12/7)

Ogahdiem.com | Jadi viral hari ini, Jumat (12/7/2019), pesan berantai lewat aplikasi WhatsApp yang menyebut bila aturan uji coba sistem ganjil-genap mulai Agustus akan diterapkan terhadap pengendara sepeda motor di Ibu Kota ternyata hoaks.

Dalam pesan itu juga menyebutkan, rencana pemberlakuan uji coba ganjil genap akan berlaku di Jalan MH Thamrin mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Selain itu, pihak Polda Metro Jaya disebut akan mengeluarkan pengendara yang melintas tidak sesuai ketentuan di jalur ganjil genap pada 18-31 Juli 2019.

Pesan itu juga menyebutkan, Kepolisian akan menilang pengendara motor yang tidak menaati peraturan pada 1 Agustus 2019. Tak hanya itu, pesan itu juga menyatakan ada 13 jalur yang memberlakukan uji coba ganjil genap.

Berikut isi pesan tersebut: “Dishub DKI Jakarta Kaji Skema Ganjil Genap Sepeda Motor Pengendara sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (2/7). Sistem ganjil-genap untuk sepeda motor rencana akan diberlakukan mulai pukul 06.00-10.00 WIB di Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat. Mulai besok tanggal 18 hingga 31 Juli, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengeluarkan pengendara yang melintas tak sesuai ketentuan di jalur ganjil genap. Nantinya, para pengendara yang melanggar akan diarahkan untuk mencari jalan lain. direncanakan mulai dilaksanakan 1 Agustus 2019. Akan DI BERLAKUKAN SANKSI TILANG Jangan lupa besok Jakarta udah mulai Ganjil Genap ya dari jam 6 pagi sd 21 malem (15 jam). Take care All. Jalur Ganjil Genap : 1. Jalan Medan Merdeka Barat 2. Jalan MH. Thamrin 3. Jalan Jenderal Sudirman 4. Jalan Sisingamangaraja 5. Jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan – simpang Slipi) 6. Jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi – simpang Tomang) 7. Jalan MT Haryono (simpang UKI – simpang Pancoran – simpang Kuningan) 8. Jalan HR Rasuna Said 9. Jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda – simpang Kalimalang – simpang UKI) 10. Jalan Jenderal Ahmad Yani (simpang Perintis – simpang Pemuda) 11. Jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb – Kupingan Ancol) dan 12. Jalan Metro Pondok Indah (simpang Kartini – Bundaran Metro Pondok Indah – simpang Pondok Indah – simpang Bungur – simpang Gandaria City – simpang. (kebayoran Lama) 13. Jalan RA Kartini.”

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menegaskan bahwa informasi dalam pesan itu adalah hoaks.

“Iya, tidak benar itu. Tidak ada ganjil genap untuk motor,” ujar Syafrin seperti dikutip dari Kompas.com pada Jumat (12/7/2019).

Di tempat terpisah, Kepala sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Nasir menegaskan, tak ada rencana seperti itu.

“Enggak tahu itu sumber dari mana. Tanya yang kasih info aja,” ujar dia saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat, 12 Juli 2019.

Dalam kasus ini, pesan berantai nampak sekali dibuat-buat karena menyebut tahun penerapan ganjil-genap itu Agustus 2018. Sementara sekarang saja sudah tahun 2019. Masyarakat harus menanyakan kebenaran sebuah berita kepada pihak yang dimaksud atau dengan membaca di media mainstream.

Untuk itu, masyarakat diminta tak langsung percaya pesan yang tersebar di media sosial begitu saja. Polisi mengimbau masyarakat jeli menyaring berita yang mereka terima. (Cahyo/Ogahdiem.com)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*